MUSDA I DEWAN MESJID INDONESIA (DMI) KOTA BANJAR

Selasa, 9 Februari 2010 08:00:40 - oleh : YANAHUMAS

MUSDA I DEWAN MESJID INDONESIA (DMI)

KOTA BANJAR

 

Pada hari Sabtu, tanggal 06 Pebruari 2010 Walikota membuka secara resmi Musyawarah Daerah I Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kota Banjar di gedung DMI Kota Banjar jalan Masjid Agung Nomor 5 Cibulan Kota Banjar. Peserta yang menghadiri musda I ini berasal dari perwakilan  DKM Mesjid se Kota Banjar.

 

Ketua Umum DMI Kota Banjar Drs. H. Idin Sukriatmana, M.PD.I menjelaskan bahwa penyelenggaraan Musda I untuk memilih kepengurusan baru, diharapkan kepengurusan baru berasal dari usia muda yang masih mempunyai semangat dan kreatifitas tinggi. Pada kesempatan itu juga sebagai Ketua Umum DMI lama mengucapkan terima kasih terutama pada Walikota Banjar atas bantuan dan perhatiannya.

 

"Dulu imam dan muazin Mesjid Agung tidak mempunyai tempat tinggal tetap dan jaraknya jauh dari mesjid serta minim sekali untuk menambah penghasilan keluarganya,  namun sejak Kota Banjar dipimpin DR.dr. H. HERMAN SUTRISNO, M.M,  sampai sekarang Mesjid Agung mempunyai imam dan muadzin yang memiliki tempat tinggal layak, bahkan setiap bulannya mendapat insentif yang sangat berbeda dari sebelumnya, ditambah dengan telah berdirinya gedung DMI sebagai tempat aktifitas pemberdayaan masjid" ujarnya saat memberikan sambutan.

 

Turut hadir dalam kegiatan itu Drs. HR. Maulany, SH Pimpinan Wilayah DMI Propinsi Jawa Barat, Ketua BKMM Jawa Barat. Ketua MUI Kota Banjar, Kepala Kandepag dan perwakilan dari anggota DPRD Kota Banjar.

 

Lebih lanjut Drs. HR. Maulany, SH Pimpinan wilayah DMI Propinsi Jawa Barat menyatakan bahwa pemberdayaan umat  dibangun  dengan 3 konsep; Berorientasi Pendidikan, Kesehatan dan ekonomi. 

 

"Banjar walaupun kota kecil merupakan kota dengan pertumbuhan pemberdayaan mesjid terbaik, saya bangga belum pernah mendengar di kota manapun khususnya wilayah Jawa Barat imam dan muazin diberikan insentif, terlebih lagi adanya program pemberdayaan ekonomi mesjid." Ujarnya sekaligus mengakhiri pidato sambutannya atas nama wilayah DMI Propinsi Jawa Barat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam pidato pembukaannya Walikota Banjar menyatakan, pemberdayaan mesjid terlihat belum maksimal dilihat dari indikator banyaknya mesjid yang masih langka ketika memasuki waktu shalat shubuh dan dzuhur. Namun demikian pimpinan daerah beserta jajaranya siap membantu bersama-sama meningkatkan pemberdayaan mesjid. Baik bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

 

"Ibu-ibu dan bapak-bapak yang terbiasa menghadiri  majlis ta'lim bisa mengundang bidan atau petugas puskesmas terdekat untuk memeriksa ibu-bu atau bapak-bapak ke majlis ta'lim, ini sebagai upaya pemberdayaan umat bidang kesehatan" lanjutnya. Mengakhiri sambutannya Walikota membuka secara resmi Musda I DMI Kota Banjar.(HUMAS/09/2010)

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Agama Islam" Lainnya